23/02/2005

Dusta dan susulannya

Tidak ada fakta yang membuktikan bahwa manusia ada yang
tidak pernah mengucapkan dusta. Dusta yang satu
mewajibkan kita mengucapkan dusta berikutnya sehingga
dusta yang kita lakukan bisa terlihat seperti bukan dusta.
Begitu seterusnya sehingga akhirnya kita akan terperangkap
dan terjebak dalam dusta-dusta yang kita ciptakan.

Bahkan jika malang melanda, kita bisa lupa pada dusta yang
pernah kita ucapkan. Makanya kalau ingin berdusta, ingatlah
selalu apa, bagaimana dan kapan dusta itu telah diucapkan,
juga kepada siapa saja dusta itu telah kita sampaikan. Maka
selamat datang segala dusta-dusta susulan. Sebaiknya kita
menjauhkan diri dan jangan cepat percaya kepada orang
yang pernah berdusta apalagi suka berdusta.

Iblis adalah raja segala pendusta. Kalau begitu sebutan
apakah yang layak disandang seorang manusia pendusta?

Itulah sekilas tentang dusta. (ms/130503)

07:00 Posted in Article | Permalink | Comments (0) | Email this

The comments are closed.